Ajian Jaran Goyang

Damn! kesibukan saya akhir-akhir ini membuat semakin jarang nongkrong di parkiran elektro. Ya, tempat ini ibarat Sayidan di lagunya Shaggy Dog. Tempat yang punya cerita, berbagi suka duka, dan berkumpul sambil tertawa.Well, actually ini adalah tempat bagi mahasiswa-mahasiswa malas seperti saya. Atau bagi para lulusan baru yang ke lab segan, pekerjaan belum dapat. Tempat nongkrong unofficial yang penuh keakraban.

Sebenarnya parkiran elits (elektro its) ini sudah kehilangan legenda hidup mereka, Mbah Sarmo yang sudah pensiun. Tapi jangan salah, keakraban dan kehangatan di parkiran masih sama. Gak ada yang berubah (dengan nada joshua di iklan larutan cap badak). Memang tidak ada lagi cerita dan nasihat bijak khas mbah Mo, namun canda khas mas Rukin dan om Sugeng cukup ampuh melunturkan penat setelah seharian berkutat di lab atau sibuk kuliah.

Nah, setelah beberapa waktu off dari “cangkrukan” di parkiran, saya kemaren akhirnya sempat nimbrung disana walau cuma sebentar. Seperti biasa anggota tetapnya paling cuma si Bolang dan temannya yang sampai sekarang saya belum tahu namanya :D. Kali ini mereka terlihat tertawa sambil membaca sesuatu dari komputer jinjing.

“PET SIDHO EDAN ORA EDAN SIDHO GENDENG ORA GENDENG. ORA MARI MARI YEN ORA INGSUN SING NAMBANI” Bisik pelan si Bolang waktu salah seorang mbak2 lewat. Selepas itu, mereka berdua tertawa ngakak. Membuat saya penasaran “kon moco opo rek?”. “Iki lho mas, moco ajian jaran goyang, diajari mas sugeng. hahaha” sahut satu dari mereka.

Penasaran, sayapun ikut membaca sebuah artikel di blogspot, lalu ikut tertawa terbahak. Ternyata ajian jaran goyang ini semacam jurus/ilmu kuno yang digunakan untuk memelet (mengimplementasikan pelet) seorang target. “lirik” jurus ini cukup lucu dan unik. kurang lebih seperti ini:

NIYAT INGSUN AMATEK AJIKU SIJARAN GOYANG.
TAK GOYANG ING TENGAH LATAR, CEMETIKU SODO LANANG
UPET UPET KU LEWE BENANG.
TAK SABETAKE GUNUNG JUGRUG WATU GEMPUR
TAK SABETAKE SEGORO ASAT
TAK SABETAKE OMBAK GEDHE SIREP
TAK SABETAKE ATINE SI………
PET SIDHO EDAN ORA EDAN SIDHO GENDENG ORA GENDENG
ORA MARI MARI YEN ORA INGSUN SING NAMBANI.

Masih kata blogspot yang saya baca itu (gak usah url ya, ntar pada praktek lagi :P) ajian ini harus dilakukan dengan berbagai “amalan”. Entah siapa yang meramu ilmu ini, tapi kalau saya menilai mengarah kepada syirik dan seolah menyembah setan. Tapi yang membuat saya jauh lebih heran, kenapa namanya jaran goyang?? kenapa harus jaran? kenapa goyang? goyang seperti jaran? hehehe.

Ajian yang aneh. Tapi barangkali ada yang iseng-iseng pengen nyoba, resiko ditanggung sendiri ya. Saya gak ikutan 😛 Saya sih tanpa pelet aja anak orang udah klepek-klepek sama saya. wkwkwkwkwk

Eh, tapi apa anak-anak elektro sedepresi itukah sama status jomblo?? hahaha.. sampai belajar jurus jaran goyang segala. Selepas ketawa-ketawa sama bolang dan mas sugeng, saya pamitan naik ke 406 karena memang sudah banyak urusan menunggu.

Begitulah secuplik kisah di parkiran elits. beberapa orang memandang sinis mereka yang suka nongkrong disana, beberapa bersedia bergabung dan sekedar ngerumpi. Beberapa suka bawa jajan ke parkiran,para maba selalu menyapa mas sugeng kalau mau pulang, dan beberapa cuma melengos saat ngeluarin motor.

wes-wes, ojok goyang ae. Nko jarane malah ucul 😛

From parkiran with love.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *